kecil sudah duduk di bangku sekolah. Di usia di bawah tiga tahun atau
batita pun anak sudah bisa diberi pendidikan seks usia dini lho.
Bagaimana caranya?
"Ibu bisa memijat bagian dada anak untuk relaksasi sekaligus katakan
bagian tubuh di depan ini nggak boleh disentuh atau dipegang orang
lain kecuali ayah atau ibu. Termasuk bagian perut ke bawah," papar
pakar neurosains terapan, dr Anne Gracia.
Hal terpenting lainnya yakni terus anak ajak berdialog dan ajari
bagian-bagian tubuh pribadi yang harus tertutup dan dijaga. Meski
belum bisa bicara dengan artikulasi jelas, anak mengerti apa yang
dikatakan orang tua dan berusaha meresponsnya.
Untuk itu, orang tua perlu bersabar dalam menanggapi respons anak atau
ketika si kecil berbicara. Meskipun butuh waktu agak lama,
bagaimanapun dikatakan dr Anne anak berusaha semaksimal mungkin
mengomunikasikan apa yang ia alami.
"Misal dia bubbling, berusaha sekuat mungkin bilang tadi ada yang
megang perut dia, itu kan informasi berharga buat kita. Jangan juga
berusaha menebak 'oh adik sakit perut', padahal bilang tadi perutnya
dipegang, " lanjut dr Anne saat ditemui di Graha Unilever, Jakarta dan
ditulis pada Senin (11/8/2014).
Selain memperhatikan omongan anak, quality time dengan anak juga bisa
jadi ajang orang tua membiasakan diri memperhatikan ekspresi
non-verbal anak. Untuk melatih ekspresi verbal dan non verbal, anak
bisa diajarkan untuk mengidentifikasi rasa dan emosi.
"Kita ajari beda sentuhan, tekanan, dan pijatan dengan menyentuh dia.
Kasih tahu emosi itu ada senang tidak senang, suka tidak suka. Untuk
ekspresi verbal, walau anak ada kendala saat ngomong, dia akan
berusaha menyampaikan ke orang tuanya," jelas dr Anne.
0 Response to "Beri Pendidikan Seks Usia Dini Bisa Dimulai Sejak Anak Usia Batita Lho"
Posting Komentar